Bab 1 – Kedudukan Bahasa Indonesia

Sub-CPMK

Mahasiswa dapat menjelaskan pengetahuan yang baik tentang sejarah, peran, dan kedudukan bahasa Indonesia serta menunjukkan kebanggaan mereka menggunakan bahasa Indonesia

Bahan Kajian

  1. Sejarah perkembangan Bahasa Indonesia
  2. Peran Bahasa Indonesia
  3. Kedudukan Bahasa Indonesia

A. Pendahuluan
Halo Saudara mahasiswa. Apakah Saudara sudah mengerti tentang sejarah, peran, dan kedudukan bahasa Indonesia? Jika belum, pada CPMK 1 ini, kita akan mempelajari bersama-sama tentang sejarah, peran, dan kedudukan bahasa Indonesia. Oleh karena itu, mari simak materi berikut!

B. Sejarah Perkembangan Bahasa
Indonesia

Saudara mahasiswa, sejarah perkembangan bahasa Indonesia sangatlah menarik. Sejarah diawali Perkembangan terjadi pada masa kolonial Belanda, masa penjajahan Jepang, masa kemerdekaan, serta zaman modern.
1). Perkembangan Bahasa Indonesia pada Zaman
Kolonial Belanda

Pada zaman kolonial Belanda, perkembangan bahasa Indonesia mengalami beberapa perubahan yang signifikan. Sebelum kedatangan Belanda, Bahasa Melayu telah menjadi bahasa perdagangan dan komunikasi di wilayah Nusantara (Sultani & Kristanti, 2020). Selama periode kolonial Belanda, Bahasa Melayu tetap berperan penting sebagai lingua franca di antara berbagai suku bangsa di wilayah Indonesia para misionaris Belanda memainkan peran penting dalam memperkenalkan bahasa Belanda di Indonesia (Permadi & Purwaningsih, 2015). Sekolah-sekolah yang didirikan oleh gereja-gereja Kristen Protestan dan Katolik menggunakan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar (Mahayana, 2009). Hal ini memperkenalkan bahasa Belanda kepada beberapa lapisan masyarakat terbatas. Meskipun Belanda memperkenalkan bahasa Belanda sebagai bahasa resmi administrasi, Bahasa Indonesia mulai diakui sebagai bahasa nasional melalui gerakan kebangkitan nasional yang dipelopori oleh para intelektual dan pemimpin nasionalis Indonesia.

Bahasa Indonesia dianggap lebih inklusif dan merangkul berbagai suku bangsa di Indonesia daripada bahasa Belanda. Selama periode kolonial Belanda, terjadi peningkatan produksi literatur dalam bahasa Indonesia. Penerbitan buku-buku, surat kabar, dan majalah dalam bahasa Indonesia menjadi sarana penting untuk menyebarkan gagasan-gagasan nasionalis dan kebangkitan identitas nasional (Amanan & Sabrina, 2023). Di bawah pemerintahan kolonial Belanda, bahasa Belanda digunakan sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah. Namun, pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, mulai muncul gerakan untuk memperjuangkan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah, sebagai bagian dari usaha memperkuat identitas nasional (Nataly dkk., 2024). Meskipun periode kolonial Belanda membawa pengaruh bahasa Belanda yang kuat di Indonesia, perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional tetap berlangsung, dipicu oleh semangat perjuangan untuk meraih kemerdekaan dan memperkuat identitas nasional.

2). Perkembangan Bahasa Indonesia pada Zaman
Kolonial Jepang

Pada zaman kolonial Jepang, yang berlangsung dari tahun 1942 hingga 1945 selama Perang Dunia II, perkembangan bahasa Indonesia mengalami beberapa perubahan signifikan. Pemerintah Jepang mengganti bahasa Belanda dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah (Zuriatin, 2022). Hal ini memperkuat peran bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan meningkatkan statusnya di mata masyarakat. Selama pendudukan Jepang, bahasa Indonesia digunakan lebih luas dalam administrasi dan komunikasi resmi (Pusposari, 2017). Ini memberikan dorongan lebih lanjut untuk penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara. Selama pendudukan Jepang, pendidikan di Indonesia mengalami perubahan signifikan dengan diperkenalkannya kurikulum pendidikan yang didasarkan pada sistem pendidikan Jepang. Bahasa Indonesia menjadi bagian penting dari kurikulum ini, memperkuat posisinya sebagai bahasa nasional. Pemerintah Jepang menggunakan media massa, seperti surat kabar dan majalah, untuk menyebarkan propaganda dan mendukung perang mereka.

Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa utama dalam publikasi tersebut, yang membantu meningkatkan penggunaan dan keberagaman bahasa Indonesia di Indonesia. Selama pendudukan Jepang, budaya Jepang, termasuk sastra dan seni, mempengaruhi budaya Indonesia. Meskipun tidak secara langsung berkaitan dengan perkembangan bahasa Indonesia, pengaruh ini memberikan konteks budaya yang penting bagi penggunaan bahasa Indonesia pada masa itu. Periode pendudukan Jepang di Indonesia memainkan peran penting dalam mengokohkan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional (Fuadi & Al Anshori, 2023). Penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk pendidikan dan administrasi, terus memperkuat posisinya sebagai bahasa utama negara, yang kemudian menjadi landasan bagi pembentukan Indonesia sebagai negara merdeka.

3). Perkembangan Bahasa Indonesia pada Zaman
Kemerdekaan

Bahasa Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan sejak zaman kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa resmi negara, menggantikan bahasa Belanda yang sebelumnya digunakan oleh pemerintahan kolonial. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menstandarisasi bahasa Indonesia, termasuk pembentukan Lembaga Bahasa Indonesia pada tahun 1947 yang kemudian menjadi Balai Bahasa Indonesia (Repelita, 2017). Hal ini bertujuan untuk memperkuat dan memperluas penggunaan bahasa Indonesia di berbagai bidang, termasuk administrasi, pendidikan, dan media. Meskipun bahasa Indonesia memiliki akar yang kuat dalam bahasa Melayu, tetapi seiring dengan perjalanan waktu, bahasa Indonesia juga menerima pengaruh dari berbagai bahasa daerah di Indonesia (Puspitasari, 2018). Ini termasuk peminjaman kata dan frasa dari bahasa-bahasa daerah yang memberikan warna dan kekayaan pada bahasa Indonesia.

Sejak zaman kemerdekaan, bahasa Indonesia berkembang pesat dalam bidang sastra, jurnalistik, dan media lainnya. Karya-karya sastra dan tulisan-tulisan jurnalistik menjadi sarana penting dalam memperkaya dan mengembangkan kosakata serta gaya bahasa bahasa Indonesia. Perkembangan teknologi informasi, terutama internet dan media sosial, juga berkontribusi pada perkembangan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan memperkaya kosakata dengan istilah-istilah baru yang terkait dengan teknologi. Seiring dengan kebutuhan akan pengetahuan bahasa yang lebih mendalam, kamus-kamus dan pedoman-pedoman bahasa Indonesia diterbitkan secara berkala untuk membantu pemahaman dan penggunaan yang tepat dalam bahasa Indonesia. Perkembangan bahasa Indonesia selama zaman kemerdekaan telah menjadi cermin dari semangat persatuan dan keberagaman Indonesia serta keinginan untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi yang efektif dan identitas nasional yang kuat.

4). Perkembangan Bahasa Indonesia pada Zaman
Modern

Perkembangan bahasa Indonesia pada zaman modern terus mengalami dinamika yang menarik, terutama dengan adanya perkembangan teknologi dan globalisasi. Kemajuan teknologi informasi dan internet telah memberikan dampak besar pada perkembangan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia terus beradaptasi dengan istilah-istilah baru yang muncul dalam dunia teknologi, seperti “internet”, “sosial media”, “aplikasi”, dan lain-lain. Dengan semakin terbukanya Indonesia terhadap pengaruh global, bahasa Indonesia juga menerima pengaruh dari berbagai bahasa asing. Terutama, pengaruh bahasa Inggris semakin kuat dalam kosakata dan istilah-istilah yang digunakan dalam bahasa sehari-hari, terutama di kalangan muda. Musik, film, dan budaya populer lainnya juga memberikan kontribusi dalam perkembangan bahasa Indonesia. Lirik lagu, dialog film, dan bahasa gaul yang muncul dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian integral dari perkembangan bahasa Indonesia modern.

Media sosial memiliki peran penting dalam mempercepat perkembangan bahasa Indonesia. Platform-platform seperti Twitter, Instagram, dan TikTok menjadi tempat di mana tren bahasa baru seringkali muncul dan menyebar dengan cepat di kalangan pengguna internet (Adam, 2015). Bahasa gaul dan slang terus berkembang di kalangan remaja dan anak muda. Istilah-istilah baru sering kali muncul dan menjadi populer dalam bahasa sehari-hari, sebagian besar dipengaruhi oleh budaya populer dan media sosial. Pendidikan bahasa Indonesia terus berusaha untuk mengikuti perkembangan zaman dengan memperkenalkan materi-materi yang relevan dengan kebutuhan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk penggunaan bahasa dalam konteks digital. Meskipun berbagai bentuk media baru terus muncul, literatur dan karya sastra tetap memiliki peran penting dalam perkembangan bahasa Indonesia modern. Penulis-penulis Indonesia terus menghasilkan karya-karya yang menginspirasi dan memperkaya bahasa. Perkembangan bahasa Indonesia pada zaman modern mencerminkan dinamika masyarakat dan perkembangan teknologi yang terus berubah. Bahasa Indonesia terus beradaptasi dan berkembang untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dalam konteks zaman yang terus berubah ini.

Nah, sekarang saudara sudah memahami tentang sejarah perkembangan bahasa Indonesia? Setelah itu, mari kita belajar tentang peran bahasa Indonesia. Ayo cermati materi berikut ini!

C. Peran Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia. Menurut Devianty (2017) peran utama bahasa Indonesia antara lain, pertama bahasa Indonesia berperan sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia yang beragam suku, budaya, dan agama. Sebagai bahasa resmi negara, bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang memungkinkan interaksi antarwarga negara dari berbagai latar belakang untuk saling memahami dan berkomunikasi.

Kedua bahasa Indonesia digunakan secara resmi dalam semua aspek kehidupan negara, seperti administrasi pemerintahan, sistem hukum, pendidikan formal, dan dalam dunia kerja. Hal ini memungkinkan terciptanya keseragaman dan keteraturan dalam proses komunikasi di berbagai bidang.

Ketiga Bahasa Indonesia juga menjadi salah satu simbol identitas nasional Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia secara luas di dalam dan di luar negeri memperkuat kesadaran akan jati diri bangsa Indonesia dan menjaga keutuhan negara. Keempat bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar dalam sistem pendidikan formal di Indonesia. Dalam konteks ini, bahasa Indonesia berperan penting dalam penyebaran pengetahuan, pembelajaran, dan pemahaman akan nilai-nilai budaya, sejarah, dan ilmu pengetahuan. 5). Bahasa Indonesia menjadi medium untuk menyampaikan dan menyebarkan karya-karya budaya, termasuk sastra, musik, film, dan seni lainnya. Karya-karya dalam bahasa Indonesia memperkaya dan memperluas wawasan budaya serta kekayaan intelektual bangsa. 6). Bahasa Indonesia menjadi alat penting dalam memperluas hubungan internasional Indonesia dengan negara-negara lain. Sebagai bahasa resmi negara, bahasa Indonesia digunakan dalam diplomasi, perdagangan, pariwisata, dan kerjasama internasional lainnya. 7). Bahasa Indonesia berperan dalam proses pembangunan di Indonesia dengan menjadi alat komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Penggunaan bahasa Indonesia yang efektif membantu dalam penyampaian informasi, promosi, dan implementasi kebijakan pembangunan. Peran bahasa Indonesia sangatlah luas dan mencakup berbagai aspek kehidupan di Indonesia. Sebagai bahasa resmi dan bahasa persatuan, bahasa Indonesia menjadi tulang punggung dari identitas dan keberagaman budaya bangsa Indonesia.

Nah, sekarang saudara sudah memahami tentang peran bahasa Indonesia? Setelah itu, mari kita belajar tentang kedudukan bahasa Indonesia. Ayo cermati materi berikut ini!  

D. Kedudukan Bahasa Indonesia
Kedudukan bahasa Indonesia di Indonesia sangatlah penting dan diatur secara tegas dalam konstitusi dan peraturan-peraturan lain. Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara. Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai sarana pemersatu berbagai suku bangsa dan sebagai sarana komunikasi antardaerah dan antarbudaya daerah. Sementara itu, dalam kedudukannya sebagai bahasa resmi negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan, bahasa pengantar pendidikan, bahasa komunikasi tingkat nasional, bahasa media massa, serta bahasa pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  1. Kedudukan Bahasa Sebagai Bahasa Nasional
    a. Pengertian

Bahasa sebagai bahasa nasional memiliki peran yang sangat penting dalam identitas dan kesatuan sebuah negara. Ketika sebuah bahasa diakui secara resmi sebagai bahasa nasional, itu menandakan bahwa bahasa tersebut digunakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti pemerintahan, pendidikan, media, dan komunikasi sehari-hari. Salah satu manfaat utama dari memiliki bahasa nasional adalah mempromosikan persatuan dan solidaritas di antara warga negara. Penggunaan bahasa yang sama membantu membangun identitas nasional secara kuat dan mengurangi kesenjangan komunikasi di antara beragam kelompok etnis, budaya, dan sosial di dalam suatu negara (Assapari, 2014).

Selain itu, bahasa nasional juga memainkan peran penting dalam memfasilitasi pembangunan ekonomi dan sosial. Dengan memiliki satu bahasa yang digunakan secara luas, negara dapat meningkatkan efisiensi dalam bisnis, perdagangan, dan administrasi, serta mempromosikan pertumbuhan ekonomi melalui kemudahan dalam komunikasi dan pertukaran informasi. Namun, penting untuk diingat bahwa penetapan sebuah bahasa sebagai bahasa nasional juga bisa menimbulkan beberapa tantangan. Salah satunya adalah risiko marginalisasi atau diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang menggunakan bahasa minoritas. Oleh karena itu, penting bagi negara untuk mengadopsi kebijakan yang mendukung dan melindungi hak-hak kelompok-kelompok minoritas untuk menggunakan dan mempertahankan bahasa dan budaya mereka.

Dalam era globalisasi, penting juga untuk mempertimbangkan bagaimana bahasa nasional berinteraksi dengan bahasa-bahasa lainnya, baik dalam konteks perdagangan internasional, pariwisata, atau teknologi informasi. Menyadari nilai penting multibahasa dan multikulturalisme dapat membantu negara-negara dalam mempromosikan keragaman budaya sambil tetap memelihara keutuhan bahasa nasional mereka.

Saudara mahasiswa, ayo cermati salah satu contoh penggunaan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional sebagai berikut:

Rika merupakan satu-satunya mahasiswa di kampus yang berasal dari luar daerah Jawa. Karena Rika berasal dari luar jawa, maka  Rika dikucilkan oleh teman sekelasnya karena mereka kesulitan untuk berkomunikasi dengan Rika yang tidak bisa berkomunikasi menggunakan Bahasa Jawa. Namun, ada salah satu teman Rika yang bernama putri, ia tetap menemani Rika dengan berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa Bahasa Indonesia dapat berkedudukan sebagai Bahasa nasional

Setelah saudara mahasiswa memahami pengertian kedudukan bahasa sebagai bahasa nasional, selanjutnya kita akan mempelajari tentang fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

b. Fungsi
Kedudukan bahasa sebagai bahasa nasional menurut Bulan (2019) memiliki beberapa fungsi penting dalam konteks suatu negara, di antaranya:

  1. Perekat Identitas Nasional: Bahasa nasional menjadi simbol identitas bagi suatu negara. Ini membantu mempersatukan beragam kelompok etnis, budaya, dan agama dalam satu kesatuan bangsa.
  2. Alat Komunikasi Resmi: Bahasa nasional digunakan sebagai alat komunikasi resmi di semua tingkatan pemerintahan, dalam pendidikan formal, media massa, dan dalam interaksi sehari-hari antara warga negara.
  3. Mendorong Pembangunan Budaya: Bahasa nasional mendukung pembangunan budaya karena menjadi medium untuk menyebarkan dan memelihara tradisi, sastra, seni, dan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh masyarakat suatu negara.
  4. Pendorong Pembangunan Ekonomi: Bahasa nasional memainkan peran penting dalam memfasilitasi pembangunan ekonomi dengan memungkinkan akses yang lebih mudah ke informasi, pendidikan, teknologi, dan peluang bisnis di dalam negeri.
  5. Menjaga Keanekaragaman Bahasa: Dengan menetapkan bahasa nasional, negara dapat mengelola keanekaragaman bahasa di dalamnya dengan cara yang lebih terstruktur dan terarah, sambil tetap menghargai dan melindungi keberagaman bahasa regional dan minoritas.
  6. Memperkuat Kehadiran Negara di Dunia Internasional: Bahasa nasional menjadi alat untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan negara-negara lain di dunia internasional, memperkuat kedudukan politik, ekonomi, dan budaya suatu negara di dunia global.

Dengan demikian, kedudukan bahasa sebagai bahasa nasional tidak hanya penting untuk fungsi administratif dan komunikasi, tetapi juga untuk membangun identitas nasional yang kuat, mendukung pembangunan budaya dan ekonomi, serta mempromosikan keanekaragaman bahasa di dalam suatu negara.

  1. Kedudukan Bahasa sebagai Bahasa Resmi
    a. Pengertian

Kedudukan bahasa sebagai bahasa resmi suatu negara mengacu pada status resmi yang diberikan kepada bahasa tersebut dalam kerangka hukum dan administratif negara tersebut. Kedudukan ini menetapkan bahwa bahasa tersebut memiliki pengakuan resmi sebagai alat komunikasi yang sah dalam semua aspek kehidupan negara, termasuk dalam pemerintahan, hukum, pendidikan, dan komunikasi publik. Dengan status resmi ini, bahasa tersebut diatur oleh undang-undang dan peraturan negara, yang menetapkan penggunaan dan perlindungan bahasa dalam berbagai konteks. Ini mencakup penggunaan bahasa resmi dalam administrasi pemerintahan, penyusunan undang-undang, sistem peradilan, pendidikan formal, dan komunikasi resmi dengan warga negara serta dengan negara-negara lain (Woring, 2022).

Kedudukan bahasa sebagai bahasa resmi juga mencerminkan pentingnya bahasa tersebut dalam memperkuat identitas nasional, menyatukan masyarakat yang memiliki beragam latar belakang etnis dan budaya, serta mempromosikan keberagaman budaya dan bahasa di dalam negara tersebut.

Dengan demikian, kedudukan bahasa sebagai bahasa resmi memberikan dasar hukum yang kuat bagi penggunaan, perlindungan, dan pengembangan bahasa tersebut sebagai aset penting dalam kehidupan negara dan masyarakatnya. Kedudukan bahasa sebagai bahasa resmi suatu negara memiliki konsekuensi yang luas dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Contoh kedudukan bahasa sebagai bahasa resmi yaitu:

Saudara mahasiswa, ayo cermati salah satu contoh penggunaan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi sebagai berikut:

BEM suatu Universitas mengadakan rapat untuk
kegiatan kampus. Anggota BEM tersebut berasal
dari berbagai daerah, maka pemimpin rapat
harus menggunakan bahasa resmi yaitu bahasa
Indonesia agar semua anggota rapat dapat
mengerti dan mengikuti rapat dengan baik.

Setelah saudara mahasiswa memahami pengertian kedudukan bahasa sebagai bahasa resmi, selanjutnya kita akan mempelajari tentang fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi

b. Fungsi

Bahasa resmi dalam konteks sebuah negara atau wilayah menurut Hoerudin (2021) memiliki beberapa fungsi utama yang sangat penting:

  1. Menyatukan Identitas Bangsa: Bahasa resmi membantu mempertahankan dan memperkuat identitas nasional atau identitas kolektif suatu bangsa. Hal ini terjadi karena bahasa menjadi simbol kebudayaan dan sejarah yang bersama-sama dibagikan oleh seluruh warga negara.
  2. Komunikasi Efektif: Dengan adanya bahasa resmi, komunikasi antarwarga negara atau antarlembaga pemerintah menjadi lebih efisien. Semua warga negara dapat menggunakan bahasa tersebut untuk berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari, administrasi pemerintahan, pendidikan, dan bidang lainnya.
  3. Kesetaraan dan Perlindungan Hukum: Penetapan bahasa resmi di negara atau wilayah tertentu juga dapat menjamin kesetaraan hak-hak individu dalam akses terhadap layanan publik, pendidikan, dan sistem hukum. Semua warga negara memiliki hak untuk menggunakan bahasa resmi tersebut dan memahami dokumen hukum dalam bahasa tersebut.
  4. Pengembangan Budaya dan Pendidikan: Bahasa resmi sering menjadi basis pengembangan budaya dan penyebaran pengetahuan di masyarakat. Sastra, teater, dan media dalam bahasa resmi dapat membantu memelihara dan mengembangkan warisan budaya, serta memfasilitasi pendidikan formal dan informal.
  5. Hubungan Internasional: Dalam konteks global, bahasa resmi memainkan peran penting dalam diplomasi dan hubungan internasional. Negara-negara menggunakan bahasa resmi mereka dalam perjanjian internasional, konferensi diplomatik, dan komunikasi resmi dengan negara lain.
  6. Pembangunan Ekonomi: Bahasa resmi juga mendukung pembangunan ekonomi dengan memfasilitasi perdagangan, investasi, dan pertukaran pengetahuan di dalam negeri maupun lintas batas.

Kedudukan bahasa sebagai bahasa resmi mencerminkan pentingnya bahasa tersebut dalam mengatur berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari administrasi pemerintahan dan pendidikan hingga menjaga identitas nasional dan keberagaman budaya. Ini juga mencerminkan komitmen negara terhadap kesetaraan, inklusi, dan perlindungan hak-hak warga negara.

E. Rangkuman

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan merupakan bahasa ibu bagi jutaan orang di Indonesia. Perkembangannya terjadi pada masa kolonial belanda, masa penjajahan jepang, masa kemerdekaan, serta zaman modern.

Kedudukan bahasa Indonesia di Indonesia sangatlah penting dan diatur secara tegas dalam konstitusi dan peraturan-peraturan lainnya. Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai sarana pemersatu berbagai suku bangsa dan sebagai sarana komunikasi antardaerah dan antarbudaya daerah. Sementara itu, dalam kedudukannya sebagai bahasa resmi negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan, bahasa pengantar pendidikan, bahasa komunikasi tingkat nasional, bahasa media massa, serta bahasa pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

F. Latihan

Di International School of Global Harmony, murid-murid dari berbagai negara belajar bersama dalam lingkungan multikultural yang kaya. Bahasa Inggris adalah bahasa resmi sekolah, tetapi Bahasa Indonesia diajarkan sebagai mata pelajaran wajib karena sekolah berada di Jakarta, Indonesia. Berikut adalah kisah tentang pengalaman dua murid di sekolah ini:

Kisah A

Sarah, seorang murid dari Inggris, datang ke International School of Global Harmony pada usia 8 tahun. Awalnya, dia kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru dan memahami bahasa Indonesia yang berbeda dari bahasa ibunya. Namun, dengan bantuan guru bahasa Indonesia yang sabar dan dukungan teman-temannya, Sarah mulai menikmati belajar bahasa Indonesia dan dapat berkomunikasi dengan lancar dalam waktu singkat.

Kisah B

Ravi, seorang murid India yang pindah ke Jakarta saat dia berusia 10 tahun, sudah memiliki dasar bahasa Indonesia karena keluarganya telah tinggal di Indonesia selama beberapa tahun. Baginya, belajar bahasa Indonesia di sekolah membantunya memperdalam pemahaman tentang budaya lokal dan merasa lebih terhubung dengan teman-teman barunya dari berbagai negara.

  1. Mengapa Bahasa Indonesia diajarkan sebagai mata
    pelajaran wajib di International School of Global
    Harmony?
    a) Agar murid-murid dapat memenuhi persyaratan
    visa belajar di Indonesia.
    b) Untuk membantu murid-murid dari berbagai
    latar belakang budaya memahami kekayaan
    budaya Indonesia.
    c) Karena Bahasa Indonesia lebih mudah dipelajari
    daripada bahasa-bahasa lain.
    d) Agar murid-murid dapat berbicara dalam bahasa
    yang sama di luar jam pelajaran.
  2. Apa manfaat belajar Bahasa Indonesia bagi Sarah?
    a) Sarah dapat dengan cepat memperdalam

pemahamannya tentang bahasa Inggris.
b) Sarah bisa lebih mudah berkomunikasi dengan
teman-teman dari Inggris.
c) Sarah dapat beradaptasi dengan cepat di
lingkungan internasional.
d) Sarah dapat merasa lebih terhubung dengan
budaya lokal di Jakarta.

  1. Bagaimana pengalaman belajar Bahasa Indonesia
    membantu Ravi?
    a) Ravi menjadi lebih berprestasi dalam mata
    pelajaran lainnya.
    b) Ravi menjadi lebih percaya diri dalam berbicara
    di depan umum.
    c) Ravi dapat memperdalam pemahamannya
    tentang budaya lokal Indonesia.

d) Ravi menjadi lebih tertarik dengan bahasa-
bahasa lain di sekolah.

  1. Apa tantangan yang mungkin dihadapi oleh murid-
    murid internasional dalam mempelajari Bahasa

Indonesia di International School of Global Harmony?
a) Minimnya sumber daya untuk belajar Bahasa
Indonesia.
b) Kurangnya minat dari siswa untuk mempelajari
Bahasa Indonesia.
c) Kesulitan dalam memahami struktur tata bahasa yang berbeda.
d) Kesulitan dalam beradaptasi dengan cuaca
Indonesia yang panas.

  1. Bagaimana Bahasa Indonesia membantu
    memperkuat integrasi sosial antara murid-murid di
    International School of Global Harmony?
    a) Dengan menyediakan kesempatan untuk
    memenangkan hadiah akademik.
    b) Dengan memberikan platform untuk
    berpartisipasi dalam kegiatan olahraga.
    c) Dengan memfasilitasi komunikasi dan interaksi
    antar-murid dari latar belakang budaya yang
    berbeda.
    d) Dengan menyediakan pengalaman berbelanja di
    pasar tradisional Indonesia.

G. Evaluasi

  1. Jelaskan mengapa Bahasa Indonesia diajarkan
    sebagai mata pelajaran wajib di sebuah sekolah
    internasional di Jakarta!
  2. Bagaimana Bahasa Indonesia berperan dalam
    memperdalam pemahaman siswa terhadap budaya
    Indonesia di lingkungan sekolah internasional?
  3. Sebutkan tantangan utama yang dihadapi oleh
    murid-murid internasional dalam mempelajari
    Bahasa Indonesia di sekolah internasional.
  4. Bagaimana pengajaran Bahasa Indonesia dapat
    memperkuat integrasi sosial antara murid-murid
    dari berbagai latar belakang budaya di sekolah
    internasional?
  5. Jelaskan peran Bahasa Indonesia dalam membantu
    siswa internasional memahami konteks sosial dan
    budaya Indonesia di luar lingkungan akademis!

H. Daftar Referensi
Adam, S. (2015). Perkembangan Bahasa Indonesia pada
Era Teknologi Informasi dan
Komunikasi. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan
Dan Kesastraan, 3(2), 152-158.

https://doi.org/10.31813/gramatika/3.2.2015.3
0.152–158.
Amanan, A., & Sabrina, S. (2023). Menilik asal-usul
bahasa indonesia. Ensiklopedia of Journal, 5(3), 72-76 https://doi.org/10.33559/eoj.v5i3.1622.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Buka WhatsApp
Bahan Ajar Bahasa Indonesia
Hai kak 👋
Ada yang bisa kami bantu?